YOSANI (っ ̄³ ̄)っ ~♡

Assalamualaikum, welcome and enjoy to my blog. Please come back

Jumat, 07 Juni 2013

Lungane Tresna Jalaran Saka Kulina

Setelah datang pasti pergi, itulah siklus cinta yg sebenarnya. Setelah "Witing Tresna Jalaran Saka kulina" lalu ada "Lungane Tresna Jalaran saka kulina". Kulina adalah terbiasa. Terbiasa disakiti, terbiasa dikhianati, terbiasa diabaikan dan sebagainya. Bukankah cinta selalu memaafkan? kamu melakukan kesalahan dan aku memaafkan, terus berulang-ulang. Kamu telalu banyak menyakitiku, aku terlalu banyak memaafkanmu. Mulai dari rindu yg diabaikan, tidak memberi kabar, hingga perbedaanmu. Perlahan-lahan itu semua menyiksaku, aku benci selalu menangisimu tetapi kamu tidak mempedulikanku. Mungkin sampai pada akhirnya aku terbiasa, lalu cinta telah tiada.

Aku percaya kamu tak akan membiarkan itu semua terjadi. Aku percaya kamu akan membaca ini hingga paragraf akhir. Tapi aku tak menjamin kamu meneteskan air mata saat membacanya. Setidaknya kamu bisa menghargaiku membuat ini, dari menentukan judul, kata-kata, kalimat, hingga menjadi paragraf yg efektif dan seberapa banyak air mata yg keluar saat menulis ini. Lalu aku membedakan, kamu yg dulu dan kamu yg sekarang. Aku tak meminta sesuatu lebih padamu, aku tak memintamu kembali seperti dulu. Karena aku tak akan menghalangi perubahanmu.

Aku rindu kata-kata rindu darimu. Setidaknya kata sepele itu saat ini masih kamu ucapkan, meskipun tidak murni seperti kata rindu yg kamu ucapkan dulu. Aku rindu kata sayang, yg dulu jarang kau ucapkan tapi kata itu tulus dan terlihat nyata saat kamu ucapkan. Sekarang, kamu sering menyebutnya, tapi kata-kata itu terlihat semu dan tidak berarti apa-apa. Dulu, sapaanmu selalu ada dihandphoneku. Dari subuh hingga menjelang tidur, kamu terlihat bersemangat membalas pesan-pesanku. Sekarang, haruskah aku menunggu? haruskah aku mengirim pesan dulu?. Aku perempuan sayang, aku juga punya hati. Dimana kamu? yg katanya nggak akan biarin aku nangis lagi.

Kamu kenapa? sudah bosan? sudah jenuh? atau sudah punya seseorang yg lebih berarti dari aku?. AKu percaya, bahkan sudah sangat percaya, jangan ubah kepercayaanku menjadi kecewa. Tapi jika itu ternyata benar, aku bisa apa? aku siapa?.

*Tolong aku, selamatkan aku, selamatkan cintaku. Jangan ubah percaya menjadi kecewa. Kembali buat judul ini menjadi "Witing Trisna Jalaran Saka Kulina" lagi. Aku butuh kamu, aku butuh kita yg dulu*

Selasa, 14 Agustus 2012

Aku Minta Hidup Tuhan

Aku hanya bisa mematung seusai mendengar penyakit yg kuderita. Entah mana penyakit yg benar, pendapat dari 8 dokter semua berbeda. Kelenjar getah bening, kanker, tumor, kanker rahim, pembuluh darah, dll. Sebelum dokter memvonis hidupku, aku sudah tau hidupku tidak akan lama lagi . Aku hanya remaja yg ingin hidup tenang, tanpa khawatir tuhan akan memanggilku secara tiba-tiba. Seperti teman-temanku yg lainnya.

Beruntung aku mempunyai kedua orang tua dan keluarga yg sangat menyayangiku, dan senantiasa merawatku dari penyakit-penyakit yg kuderita. Sahabat-sahabatku yg sangat baik, mereka selalu memberiku  semangat saat tubuhku terbaring lemah di RS Panti Rapih. Bahkan pacarku, dia sangat perhatian denganku, dia selalu ada saat aku membutuhkannya, dan aku sangat menyayanginya. Mereka semua adalah alasan semangat hidupku, dan karena mereka juga aku masih bisa tersenyum disisa-sisa hidupku.

Suatu hari sekolahku mengadakan kegiatan berkemah 3 hari di Prambanan. Aku sangat ingin mengikutinya, walaupun aku selalu dihantui dari penyakit-penyakit itu, dan kedua orang tuaku juga sangat khawatir. Aku tetap berusaha untuk meyakinkan ibu dan ayahku, jika aku kuat dan aku bisa menghadapi rasa sakitku. Aku sangat bersyukur karena aku dibolehkan untuk mengikutinya. Aku senang, ini kebahagiaan yg sebenarnya! aku bisa tersenyum lepas bersama teman-teman dan kekasihku tanpa memikirkan bagaimana keadaan penyakitku.

Tiga hari berlalu, aku sangat lelah, badanku terasa sakit semua. Aku segara dilarikan di RS Panti Rapih lagi. Ternyata penyakitku cepat sekali menyebar, cepat sekali menggrogoti tubuhku, rasanya sakit sekali. Aku ingin segera sembuh, aku ingin segera pulang. Di sini nggak enak, aku nggak boleh makan daging ayam sama telur ayam. Tapi, terimakasih buat suster-suster yg udah ngerawat aku di RS Panti Rapih, juga buat suster yg udah beliin aku alat melukis.Terimakasih buat semuanya.

Tuhan, secepat ini kah kau akan memanggilku? aku masih ingin membahagiakan kedua orang tuaku dan orang-orang yg aku sayang. Tuhan, haruskah aku membunuh asaku, cita-cita, dan impianku? Jika boleh aku berdo'a kepadamu, aku minta hidup tuhan! Aku ingin merasakan dewasa, aku ingin melihat orang tuaku bahagia. Tetapi, mungkin tuhan tau yg terbaik untukku. Mungkin, karena tuhan menyayangiku, sehingga dia memanggilku. Teman-teman, kalo Novi udah nggak ada, tolong tetep do'ain Novi ya. Novi sayang sama semuanya, kalo ada salah Novi juga minta maaf ya. Selamat tinggal kawan :)
Terinspirasi dari Novitalia Rossy Isfiani. Siswi SMP Negeri 3 Gamping 014. VII F, VIII E. Yogyakarta.

Maaf jika ada salah kata.
Withlove @NimasIF :)

Sabtu, 04 Agustus 2012

PELARIAN

Beberapa hari setelah kita putus. "kamu bahagia?" tanyanya sedikit menyindir. "Sangat bahagia, tanpa cinta. Asik!" Jawabku dengan senyum paling lebar. "Bohong, kau tak mungkin bahagia tanpa cinta." sedikit membentak. "terserah, buktinya aku bahagia." dia sedikit tidak terima denagn jawabanku barusan, "sudah bicaranya? aku tidak punya banyak waktu untukmu" langsung aku pergi meninggalkannya. Sepertinya dia sangat kecewa dengan jawabanku tadi. Ah, sudah biarlah, kebahagiaanku sekarang lebih penting daripada dia.

Beberapa minggu kemudian, tanpa pertemuan, tanpa berkomunikasi sedikit pun. Hidupku masih bahagia seperti biasanya, masih tanpa cinta, menyenangkan! Oh iya, aku dengar kau telah memiliki kekasih baru? gitu ya? ikut seneng aja deh ya. Tunggu dulu, ada pesan masuk! ahaa, mainan lama sms "bisa kita bertemu?". "Dimana?" sent back. "Taman pelangi, pukul 16:00". Oke, aku sampai, dia datang bersama kekasih barunya. Aku menghampirinya lalu tersenyum kepada mereka. "hay, kenalkan ini pacar baruku. Bagaimana dengan kabarmu?" tanyanya sedikit salah tingkah saat menatap mataku. "Baik. oh ini, Hay?" sambil menjulurkan tanganku kepada pacar barunya, dan dia tidak membalas, hanya tersenyum sinis sambil bermesraan dengan mainan lamaku. "bagaimana dengan kekasihmu?" tanyanya penasaran. "entahlah, tuhan masih menentukan waktu yg tepat untuk mempertemukan aku kepada orang yg benar". "Oh!" jawabnya singkat. "sudah? maaf aku masih sibuk, aku tidak punya banyak waktu!"

Dear Diary : Oh, jadi itu pacar barumu? haha cukup tau! Segitu putus asanya kah kamu sesudah putus dariku?. Jadi itu pacar barumu? hahaha nawar di pasar dapet harga berapa? nemu di jamban mana? Diskonan ya? berapa, 99%? kemahalan. Aku tau niatmu, pamer? haha membuat aku iri atau cemburu? tidak akan bisa, aku sudah tak mempedulikan kamu sama sekali! Aku juga tau, kekasih barumu sama bodohnya dengan kamu dan tak lebih pintar dari aku. Satu hal yg perlu kamu tau, hubungan pelarian tidak akan bisa membahagiakanmu.

@NimasIF :)



Jangan Salahkan Aku, Jika Tak Lagi Mencintaimu

Perubahamu menyiksaku! Aku tak akan berkomentar banyak tentang kamu. Aku tak berhak mengatur perubahanmu, aku juga tak berhak mewajibkan kamu menanyakan kabarku. Ya, aku bukan siapa-siapamu, meski bisa dikatakan kita lebih dari teman. Tapi aku punya hak untuk mengobati rasa rinduku kepadamu bukan? Aku lelah, batinku tersiksa hanya karena kata RINDU. Kamu yg dulu itu potongan kecil-kecil kebahagiaanku, yg sekarang entah tercecer dimana.

Bukan kah semua orang berhak berubah? begitu pula denganmu. Tapi bukan itu maksudku, kau salah dalam mengartikan kata-kataku. Berubahlah selagi itu baik untukmu, tapi aku mohon jangan ubah cinta atau perhatianmu secuil apapun, karena itu bagian dari senyumku. Akau kau sekarang sudah menemukan penggantiku? tunggu, aku tak mau berfikir negatif kepadamu, karena itu hanya akan menyiksaku.

Waktu kian berlalu, kita sudah lama mengisi hari-hari berdua. Walaupun akhir-akhir ini aku sangat risih dengan perubahanmu, aku tetap mencoba mengerti. Lalu, jangan salahkan aku jika suatu hari aku tak lagi mencintaimu. Itu semua murni karena perubahamu.

@NimasIF :)

Selasa, 24 Juli 2012

Buat yang Pertama!



Siang ini panas sekali, aku berusaha bersama temanku mencari tempat untuk beristirahat. Dan ya, sudah ku temukan tempatnya.
Jreng, bunyi gitar menggangguku beristirahat. Jreng, jreng, jreng. semakin sering bunyi itu menggangguku berbicara dengan temanku. 

cukup kesal aku mencari sumber suara itu.
Sesampainya di depan pintu, aku langsung menatap kedalam ruangan. Lama aku menatapnya. Terdiam. Seorang pria membawa gitar,berpakaian seragam. Iya, aku masih terdiam, tak bergerak sama sekali.

Terjadi getaran aneh di dadaku, jantungku berdebar dengan kecepatan yg tidak seperti biasanya. Tubuhku tak bergerak, aku tidak bisa banyak berkomentar. Bibirku seakan-akan terkunci rapat. Aku sekarat!
Otakku seakan-akan tak bisa berpikir dan beku, aku berhamburan mencari teman yg bisa diajak bicara. Perlahan aku bisa menggerakan mulutku beberapa detik.

Sekujur tubuhku masih kalang kabut. Aku tak bisa mengendalikan diriku sendiri. Aku berusaha untuk menatap dan merasakan sinar mata sosok itu. Tetapi ia tak kunjung menunjukkan wajahnya. 
Bola mataku bergerak mengikuti gerakan sosok itu. Ia masih sibuk bermain dengan gitarnya. Sungguh aku tak mampu menahan diri. Aku kehabisan cara untuk mengetahui hal-hal aneh yg terjadi padaku saat ini.

Sekali lagi aku mencari teman berbicara. Aku berbicara dengan nada agak keras, aku naikkan 1 oktaf suaraku agar lebih keras, semoga ia mendengar. Semakin keras dan semakin keras. Aku berbicara ngalor ngidul nggak jelas dengan suara keras. Tetapi pandanganku masih tertuju padanya. Dia mungkin terganggu, dia menghentikan permainan gitarnya lalu menatapku. Iya menatapku.
Dia terdiam. Aku terdiam. Dia tersenyum. Aku kagum

Dia menyanyi dan memainkan gitar bersama temannya. Ada apa ini? tiba-tiba tubuhku lemas. Iya, nafasku tercekat. Aku membutuhkan pertolongan pertama, oksigen, udara? mana udara. Aku semakin tidak kuat dengan ini semua. Dia membantuku! dia membantu aku bernafas. Terdengar suaranya yg indah melewati gendang telingaku melalui tiupan udara. Lalu itu yg aku butuhkan. Aku sudah menemukannya. Dan kamu!


@NimasIF :)
30 Mei 2011

Sabtu, 14 Juli 2012

New Blog :D



Cuma mau coba-coba aja. Caranya sih masih bingung. Sebenernya kegunaan blogger tuh apa sih? Saya juga kurang tau panjang lebarnya. Cuma ngikutin temen-aja sih ya, wajar kan biasa remaja. Saya sih remaja biasa, yang masih labil, banyak omong, suka galau.

       Iseng aja sih nulis-nulis waktu galau atau seneng. Waktu susah, sedih, nyesek. Ngefly gara-gara someone. Lagian saya juga (sedikit) hoby ngarang atau nulis. Jadi ini blog buat penyalur hobby aja sih J